Wednesday, 19 February 2025

Sekolah Perkuat Komitmen menekan angka Drop Out, Wali Murid Diajak Ciptakan Lingkungan yang Mendukung Anak


Rabu, 19 Pebruari 2025. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2023 menunjukkan bahwa 86,34 persen anak Indonesia sudah duduk di bangku SMA, SMK, MA, atau yang sederajat. Namun, 33,21 persen di antaranya mengalami putus sekolah. Tingginya angka putus sekolah ini menjadi perhatian khusus bagi Kepala SMK Negeri 1 Muara Uya, sehingga diadakan kegiatan sosialisasi bersama wali murid untuk mencari solusi konkret.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Miftahun Ni'am, angka 33,21 persen ini disebut sebagai pekerjaan rumah besar yang harus diatasi agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud. "Karenanya, sinergitas pendidikan antara sekolah, orang tua, dan pemerintah perlu terus dilakukan agar tujuan pendidikan tercapai dan angka putus sekolah bisa ditekan sekecil mungkin, jika perlu sampai Zero Drop Out," ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Badrianor, menekankan bahwa perhatian Orangtua terhadap siswa harus semakin diperkuat, terutama menjelang program Magang Industri. Banyak siswa yang akan tinggal di kos dekat tempat magang, sehingga peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing mereka menjadi sangat krusial.

Sementara itu, Ketua Tim Penegak Disiplin Sekolah sekaligus Kepala Program Teknik Alat Berat, Moh. Khoirul Anwari, dalam sambutannya mengajak wali murid untuk membentuk lingkungan yang mendukung anak tetap bersekolah. "Mari kita ajak anak kita untuk tidak menjadikan rintik hujan sebagai badai, tetapi menjadikan badai sebagai rintik hujan. Jika perlu, kita ciptakan badai untuk anak kita," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa membangun karakter anak tidak berarti mengambil alih setiap kesulitan yang mereka hadapi. Sebaliknya, anak perlu diajarkan untuk menghadapi tantangan agar memiliki daya juang yang kuat.

Program ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan menekan angka putus sekolah. Dengan adanya dukungan dari orang tua, diharapkan anak-anak tidak hanya bertahan di sekolah tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, siap menghadapi tantangan dunia kerja, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.(Chy/Lsd/Ln).

KOMITE BARU SMK NEGERI 1 MUARA UYA





0 Comments:

Post a Comment

 

Mewujudkan SMK yang Menghasilkan Lulusan SMART, Mampu Membangun Desa Serta Berdaya Saing di Era Society 5.0