Muara Uya – Lahan gambut yang sering dianggap sulit diolah kini menjadi pusat perhatian para siswa SMKN 1 Muara Uya. Hari ini, Kamis (20/2/2025), sekolah tersebut menggelar puncak kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan topik "Gambut dan Lingkungan Sekitarnya."
Puluhan siswa kelas X dan XI tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari memahami ekosistem gambut hingga menanam tanaman endemik yang khas tumbuh di lahan ini. Setelah dua minggu bergelut dengan proyek ini, mereka kini bukan hanya sekadar memahami pentingnya ekosistem gambut, tetapi juga diajak berpikir lebih jauh: bagaimana memanfaatkannya secara berkelanjutan.
"Setelah selama dua minggu ini kalian mengerjakan proyek, saya berharap selain mengetahui dan memahami ekosistem lahan gambut, kalian juga nantinya mampu memanfaatkannya sebagai sumber ekonomi," ujar Kepala Sekolah melalui Waka Humas, Badrianor.
Dengan kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar dari teori di kelas, tetapi juga turun langsung ke lapangan, merasakan tekstur tanah gambut, memahami tantangan, dan mencari solusi kreatif agar lahan ini tetap lestari sekaligus bernilai ekonomi.
Seiring dengan semakin maraknya isu lingkungan, kegiatan semacam ini menjadi langkah konkret dalam menanamkan kepedulian sejak dini. Bukan tidak mungkin, dari tangan-tangan muda ini, akan lahir inovasi baru yang mampu menjadikan lahan gambut sebagai aset bernilai tinggi bagi masyarakat.
Melatih Generasi Peduli Lingkungan
Lahan gambut merupakan ekosistem yang kaya akan keanekaragaman hayati dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Namun, eksploitasi berlebihan dan kebakaran hutan sering kali menjadi ancaman utama bagi kelestariannya. Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan untuk tidak hanya memahami ekosistem ini secara teori, tetapi juga menerapkan langsung prinsip-prinsip keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan penuh semangat, para siswa menggali lubang, menanam bibit, dan menyiraminya dengan harapan besar agar kelak pohon-pohon tersebut tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui proyek ini, SMKN 1 Muara Uya tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan masa depan bumi.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengadakan proyek serupa. Karena dengan memahami dan merawat ekosistem gambut, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan". Tutup Tovan Zulkifli, Guru Kewirausahaan sekaligus Koordinator P5 di Sekolah ini. (Chy/Lsd/Ln)
0 Comments:
Post a Comment