Untuk pertama kalinya, PT United Tractors (UT) menggandeng lembaga independen dalam melakukan audit data penerima manfaat Corporate Social Responsibility (CSR). Langkah ini menandai babak baru dalam transparansi dan akuntabilitas program CSR perusahaan.
Lembaga yang dipercaya untuk melakukan audit adalah LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Enviro yang berkantor pusat di Bandung Jawa Barat, sebuah think-tank yang fokus pada inovasi dan pengembangan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Dalam kunjungan audit ke SMKN 1 Muara Uya, auditor Noval dari LPPM Enviro menyebut audit kali ini menjadi pionir dalam pengukuran dampak CSR yang lebih objektif.
Salman, perwakilan dari United Tractors, menegaskan bahwa selama ini laporan CSR hanya dilakukan secara internal. “Kali ini, kami melibatkan lembaga independen agar kualitas dan validitas data penerima manfaat semakin terjaga,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Khoirul Anwari, Kepala Program Teknik Alat Berat SMKN 1 Muara Uya, menyambut baik kerja sama ini. Ia berharap audit ini menjadi awal dari peningkatan dukungan bagi sekolah, termasuk bantuan sarana dan peningkatan kompetensi guru teknik alat berat.
Program Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT) sendiri telah memberikan dampak positif bagi SMKN 1 Muara Uya, khususnya dalam peningkatan keterampilan siswa di bidang alat berat dan secara keseluruhan ini meningkatkan Branding Sekolah. Dengan adanya audit independen ini, diharapkan implementasi CSR ke depan semakin terukur dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima manfaat.
0 Comments:
Post a Comment